Berita Dunia Terkini – Cuaca ekstrem berpotensi melanda sejumlah wilayah Indonesia dalam sepekan ke depan. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai kilat, petir, dan angin kencang berpeluang terjadi di berbagai daerah. Kondisi ini meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.

Seiring dengan meningkatnya dinamika atmosfer, Badan cuaca Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terus memantau perkembangan cuaca di seluruh wilayah Indonesia. BMKG mencatat sejumlah faktor yang memperkuat potensi cuaca ekstrem dan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di daerah rawan bencana.


Faktor Pemicu Cuaca Ekstrem

Untuk memahami potensi cuaca ekstrem tersebut, penting mengetahui faktor-faktor yang mendorong peningkatan curah hujan dalam beberapa hari ke depan.

1. Aktivitas Gelombang Atmosfer
Pertama, gelombang atmosfer seperti Kelvin dan Rossby melintas di wilayah Indonesia dan meningkatkan pembentukan awan konvektif secara signifikan.

2. Suhu Muka Laut yang Hangat
Selain itu, perairan Indonesia yang relatif hangat meningkatkan suplai uap air ke atmosfer dan memperkuat potensi hujan lebat.

3. Konvergensi dan Belokan Angin
Di sisi lain, pertemuan massa udara di sejumlah wilayah memicu perlambatan angin dan mendorong pertumbuhan awan hujan.

4. Labilitas Atmosfer Lokal
Tidak hanya itu, kondisi atmosfer yang tidak stabil memperbesar peluang hujan dengan intensitas tinggi dalam durasi singkat.

Dengan kombinasi faktor-faktor tersebut, potensi hujan lebat dan angin kencang pun meningkat di berbagai daerah.


Daftar Wilayah Berpotensi Terdampak cuaca Extreme

Selanjutnya, sejumlah wilayah menghadapi peningkatan potensi cuaca ekstrem dalam sepekan ke depan.

Pulau Sumatra

Di wilayah barat cuaca Indonesia, masyarakat di beberapa kota perlu meningkatkan kewaspadaan, meliputi:

  • Ketika

  • Padang

  • Pekanbaru

  • Bandar Lampung

Di kawasan ini, hujan lebat berpotensi memicu banjir di wilayah perkotaan serta longsor di daerah perbukitan.

Pulau Jawa

Berikutnya, cuaca Pulau Jawa juga menghadapi potensi cuaca ekstrem, khususnya di:

  • Jakarta

  • Bandung

  • Yogyakarta

  • Surabaya

Di wilayah tersebut, curah hujan tinggi dapat memicu genangan air, banjir, serta pohon tumbang akibat angin kencang.

Kalimantan dan Sulawesi

Sementara itu, wilayah Kalimantan dan Sulawesi juga perlu meningkatkan kesiapsiagaan, terutama di:

  • Banjarmasin

  • Samarinda

  • Makassar

  • Manado

Di kawasan ini, hujan intensitas tinggi dapat memicu banjir di dataran rendah dan longsor di wilayah lereng.

Bali, Nusa Tenggara, dan Papua

Lebih lanjut, wilayah Indonesia bagian timur juga menghadapi potensi cuaca ekstrem, antara lain:

  • Denpasar

  • Kupang

  • Jayapura

Selain hujan lebat, peningkatan tinggi gelombang di wilayah perairan sekitar juga berpotensi mengganggu aktivitas pelayaran dan perikanan.


Imbauan dan Langkah Antisipasi

Sebagai langkah pencegahan, BMKG mengimbau masyarakat untuk mengambil sejumlah tindakan antisipatif.

Pertama, masyarakat perlu memantau informasi prakiraan cuaca secara berkala.
Kedua, masyarakat perlu membersihkan saluran drainase agar aliran air tetap lancar.
Ketiga, masyarakat sebaiknya menghindari aktivitas luar ruangan saat hujan lebat disertai petir.
Selain itu, warga perlu mengamankan barang-barang di luar rumah yang berpotensi terbawa angin serta memastikan jalur evakuasi di wilayah rawan banjir dan longsor tetap siap digunakan.

Di saat yang sama, pemerintah daerah perlu meningkatkan kesiapsiagaan, memperkuat koordinasi lintas instansi, dan menyiapkan langkah tanggap darurat sejak dini.


Tingkatkan Kewaspadaan Sejak Dini

Sebagai penutup, cuaca ekstrem dapat muncul secara tiba-tiba dan berdampak luas terhadap aktivitas masyarakat. Oleh karena itu, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti informasi resmi dari BMKG agar dapat mengurangi risiko kerugian akibat bencana hidrometeorologi.

Dengan kesiapsiagaan yang baik dan respons cepat, masyarakat dapat menghadapi potensi cuaca ekstrem secara lebih aman dan terukur.

Sumber : CNN NEWS

By ALEXA