Menteri Arab Saudi Kecam Pengumpulan Sumbangan Ilegal yang Mengatasnamakan AgamaMenteri Arab Saudi Kecam Pengumpulan Sumbangan Ilegal yang Mengatasnamakan Agama
Berita Dunia Terkini – Seorang menteri Arab Saudi, Abdullatif Al Alsheikh, yang menjabat sebagai Menteri Urusan Islam dan Bimbingan Islam, baru-baru ini mengeluarkan kecaman keras terhadap. Kelompok-kelompok yang mengumpulkan sumbangan secara ilegal dengan mengatasnamakan agama. Peringatan ini semakin mengemuka menjelang bulan suci Ramadan, sebuah waktu yang di kenal dengan amal kebajikan dan pengumpulan sumbangan untuk mereka yang membutuhkan.

Peringatan Terhadap Kelompok Ilegal yang Mengumpulkan Sumbangan

Dalam pernyataannya kepada stasiun televisi, Al Alsheikh menekankan betapa pentingnya untuk memastikan bahwa sumbangan yang di kumpulkan Menteri Arab benar-benar sampai kepada yang berhak. Menurutnya, sejumlah kelompok tak bertanggung jawab mencoba memanfaatkan momen Ramadan untuk menarik sumbangan secara ilegal. “Kita harus menghentikan pendarahan besar yang keluar dari kantong umat Islam dan bekerja sama untuk memberikan bantuan kepada mereka yang berhak menerimanya,” tegasnya. Menteri tersebut menambahkan, banyak individu atau kelompok yang mengklaim mengumpulkan dana untuk. Tujuan-tujuan mulia, seperti membangun Menteri Arab masjid atau mendukung yatim piatu dan janda. Namun, menurutnya, klaim tersebut seringkali tidak memiliki dasar yang jelas dan cenderung bohong. “Tidak sembarang orang yang datang dan berkata, ‘Bayar 1 riyal, 30 riyal untuk membangun masjid, dan bayar 90 riyal untuk membangun tiga masjid’. Ini bohong,” ujarnya dengan nada serius.

Meningkatnya Kasus Penipuan Menjelang Ramadan

Al Alsheikh juga mengungkapkan bahwa beberapa asosiasi dan kelompok ilegal telah memanfaatkan kesempatan ini untuk menarik perhatian masyarakat dengan. Menawarkan bantuan kepada anak yatim piatu atau membayar tagihan untuk orang miskin, tanpa memberikan jaminan atau bukti yang jelas atas klaim mereka. “Siapa yang akan menjamin ini untuk saya?” tanya Menteri Urusan Islam tersebut. Pelanggaran semacam ini semakin mengkhawatirkan menjelang Ramadan, yang di perkirakan akan di mulai pada hari Sabtu. Selain itu, ia juga Menteri Arab mengungkapkan bahwa beberapa kelompok bahkan mengiklankan pengumpulan dana untuk proyek pembangunan. Masjid di kota suci Makkah, meskipun mereka tidak memiliki lokasi yang sah untuk pembangunan tersebut dan belum mendapat persetujuan dari kementerian terkait.

Kementerian Berupaya Menertibkan Pengumpulan Sumbangan

Pemerintah Saudi berusaha untuk menanggulangi permasalahan ini dengan menegakkan peraturan yang ketat terkait pengumpulan sumbangan. Sebagai bagian dari upaya tersebut, otoritas setempat telah melarang pengumpulan sumbangan untuk proyek Iftar (buka puasa) selama bulan Ramadan. Semua sumbangan untuk kegiatan masjid dan amal harus di lakukan melalui jalur resmi yang telah di setujui oleh pemerintah. Al Alsheikh menekankan pentingnya kerjasama antara. Masyarakat dan pemerintah untuk memastikan bahwa sumbangan yang di kumpulkan dalam jumlah besar setiap tahunnya benar-benar. Sampai kepada mereka yang berhak menerimanya. Ia mengajak masyarakat untuk berhati-hati dan tidak mudah tertipu oleh seruan-seruan yang tidak sah.

Pentingnya Pendidikan dan Kesadaran Masyarakat

Lebih lanjut, Menteri Abdullatif Al Alsheikh mengajak masyarakat untuk lebih selektif dalam memberikan sumbangan dan memastikan bahwa mereka. Berkontribusi melalui jalur yang sah dan dapat di percaya. Selain itu, pemerintah Menteri Arab Saudi juga terus Menteri Arab berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya penipuan semacam ini. Agar umat Islam dapat lebih bijak dalam beramal, khususnya di bulan yang penuh berkah ini. Dengan tindakan tegas dan kerjasama yang baik antara pemerintah dan masyarakat, di harapkan penyalahgunaan pengumpulan sumbangan dapat diminimalkan. Sehingga amal kebajikan dapat benar-benar sampai kepada yang membutuhkan tanpa adanya penyimpangan. Sumber : Sindows.com

By ALEXA