Berita Dunia Terkini – Sebanyak 23 prajurit Korps Marinir TNI AL mengalami musibah longsor saat mereka melaksanakan latihan di kawasan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Para prajurit menjalani latihan rutin di daerah perbukitan yang memiliki kontur tanah labil, terutama saat cuaca memburuk.

Hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut dan memicu runtuhnya tebing di sekitar lokasi latihan. Material tanah dan bebatuan langsung menimpa area tempat para prajurit beraktivitas.

Tim Gabungan Bergerak Cepat Melakukan Evakuasi

Setelah kejadian, tim gabungan dari TNI, Basarnas, BPBD, dan relawan segera bergerak menuju lokasi. Mereka melakukan proses evakuasi dengan cepat dan terkoordinasi meskipun kondisi medan masih berbahaya.

Petugas menurunkan alat berat untuk mempercepat pembersihan material longsor. Tim medis bersiaga di lokasi dan memberikan pertolongan pertama kepada para prajurit yang berhasil keluar dari timbunan tanah.

Prajurit Mendapatkan Perawatan Medis

Dari total 23 prajurit, sebagian berhasil keluar dalam kondisi selamat. Beberapa prajurit mengalami luka ringan hingga sedang. Tim medis langsung membawa para korban ke rumah sakit terdekat untuk menjalani perawatan lanjutan.

Pihak TNI AL memastikan seluruh korban menerima penanganan medis secara maksimal serta pendampingan bagi keluarga prajurit yang terdampak musibah tersebut.

Cuaca Ekstrem Picu Longsor

Wilayah Cisarua termasuk daerah rawan longsor, terutama saat musim hujan. Curah hujan tinggi selama beberapa hari terakhir menyebabkan struktur tanah menjadi gembur dan mudah runtuh. Kondisi geografis berupa perbukitan dan lereng curam semakin meningkatkan risiko bencana longsor.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat dan instansi terkait agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di wilayah rawan bencana.

TNI AL Lakukan Evaluasi Prosedur Latihan

Setelah insiden tersebut, TNI AL melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan latihan di medan terbuka. Pihak terkait memperketat langkah mitigasi guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

TNI AL juga meningkatkan koordinasi dengan BMKG dan BPBD untuk memperoleh informasi cuaca dan potensi bencana secara lebih akurat dan cepat.

Penutup

Peristiwa longsor di Cisarua yang menimpa 23 prajurit Marinir mengingatkan semua pihak akan pentingnya kesiapsiagaan terhadap ancaman bencana alam. Seluruh pihak berharap para prajurit segera pulih dan kegiatan latihan ke depan dapat berlangsung dengan tingkat keselamatan yang lebih tinggi.

Sumber : CNN NEWS

By ALEXA