Berita Dunia Terkini – Banjir bandang mengguncang sejumlah wilayah di Sumatera Utara dua bulan lalu dan meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat. Curah hujan ekstrem mengguyur kawasan hulu sungai selama berjam-jam hingga memicu luapan air bercampur lumpur, bebatuan, dan kayu. Aliran deras tersebut menerjang permukiman warga, merusak puluhan rumah, melumpuhkan fasilitas umum, dan menyebabkan puluhan warga menghilang.

Tim Gabungan Terus Melakukan Pencarian

Hingga saat ini, tim gabungan masih mencari 41 korban banjir bandang yang belum ditemukan. Basarnas, TNI, Polri, BPBD, dan relawan mengerahkan personel serta peralatan untuk menyisir lokasi terdampak. Mereka menghadapi medan berat, cuaca tidak menentu, dan timbunan material longsor yang menghambat proses pencarian.

Tim pencari menyusuri aliran sungai, kawasan hutan, dan titik-titik yang mereka duga sebagai lokasi tertimbunnya korban. Petugas juga mengoperasikan alat berat untuk membuka akses jalan dan memindahkan material longsoran di sekitar permukiman warga.

Keluarga Korban Terus Menunggu Kabar

Keluarga korban tetap menyimpan harapan meski waktu terus berjalan. Mereka menunggu kabar di posko pengungsian sambil menghadapi kenyataan pahit bahwa peluang menemukan korban selamat semakin menipis. Kesedihan dan kecemasan terus menyelimuti para keluarga yang kehilangan anggota keluarganya sejak bencana terjadi.

Pemerintah daerah bersama tim pendamping psikososial memberikan dukungan moral kepada keluarga korban. Petugas menyalurkan bantuan logistik, menyediakan layanan kesehatan, serta melaksanakan pendampingan trauma healing untuk membantu para penyintas bangkit dari dampak bencana.

Selain itu, pemerintah meningkatkan edukasi kebencanaan kepada masyarakat. Langkah ini bertujuan agar warga memahami risiko dan mampu merespons bencana secara cepat dan tepat.

Duka Menjadi Tanggung Jawab Bersama

Dua bulan setelah banjir bandang melanda, duka masih menyelimuti Sumatera Utara. Hilangnya 41 korban menjadi pengingat bagi semua pihak untuk menjaga lingkungan dan memperkuat kesiapsiagaan bencana. Solidaritas dan kepedulian masyarakat menjadi kunci agar tragedi serupa tidak kembali terjadi.

Sumber : CNN NEWS

By ALEXA